Banyak pelaku UMKM merasa sudah punya produk bagus, harga bersaing, dan niat serius berjualan online. Namun saat mendaftar Google Merchant Center, muncul notifikasi akun atau website ditolak.
Masalahnya sering bukan di produknya, melainkan website yang belum sesuai standar Google.
Artikel ini dibuat untuk membantu UMKM memahami:
-
Kenapa website bisa ditolak Google Merchant Center
-
Apa saja kesalahan paling umum
-
Solusi praktis agar website siap digunakan untuk promosi produk di Google
Jika Anda baru mengenal Merchant Center, sebaiknya membaca dulu artikel Tak Perlu Takut Bahasa Google: Cara UMKM Pakai Merchant Center agar memahami alurnya secara menyeluruh.
Kenapa Google Merchant Center Bisa Menolak Website?
Google Merchant Center bertujuan melindungi pengguna. Karena itu, Google sangat ketat terhadap website yang menampilkan produk.
Bagi Google, website adalah wajah utama bisnis, bukan sekadar katalog.
Jika website dianggap:
-
Tidak transparan
-
Tidak profesional
-
Tidak memberikan informasi jelas
maka produk akan sulit ditayangkan, meskipun kualitasnya bagus.
Penyebab Umum Website Ditolak Google Merchant Center
1️⃣ Informasi Bisnis Tidak Jelas
Banyak website UMKM tidak mencantumkan:
-
Alamat usaha
-
Nomor kontak aktif
-
Identitas pemilik bisnis
Padahal ini adalah syarat kepercayaan.
Website seharusnya berfungsi sebagai alat branding bisnis, bukan sekadar tempat upload produk.
2️⃣ Website Terlihat Asal Jadi
Ciri website yang sering ditolak:
-
Template tidak rapi
-
Banyak halaman kosong
-
Navigasi membingungkan
Google menilai apakah website layak diakses oleh pelanggan, bukan hanya oleh pemilik bisnis.
Di sinilah pentingnya mengikuti strategi branding yang konsisten dan terstruktur.
3️⃣ Tidak Ada Halaman Penting
Google Merchant Center umumnya mengharuskan website memiliki:
-
Tentang Kami
-
Kebijakan Privasi
-
Syarat & Ketentuan
-
Informasi Pengiriman / Pembayaran
Tanpa halaman ini, website dianggap tidak transparan.
Proses pembuatan website sebaiknya mengikuti proses kerja yang jelas agar semua kebutuhan teknis terpenuhi sejak awal.
4️⃣ Konten Produk Tidak Lengkap
Kesalahan umum lainnya:
-
Deskripsi produk terlalu singkat
-
Harga tidak konsisten
-
Gambar produk buram atau tidak relevan
Padahal Google ingin memastikan pengguna mendapatkan informasi yang jujur dan lengkap.
Solusi Agar Website Lolos Google Merchant Center
✅ 1. Bangun Website dengan Tujuan Jelas
Website bukan hanya untuk “ada”, tapi untuk:
-
Meyakinkan pelanggan
-
Membangun kepercayaan
-
Mendukung iklan dan promosi
Jika website Anda belum siap, menggunakan paket website yang dirancang untuk UMKM bisa menjadi langkah awal yang aman.
✅ 2. Pastikan Branding Konsisten
Mulai dari:
-
Nama bisnis
-
Deskripsi usaha
-
Tampilan visual
Semua harus selaras agar Google membaca bisnis Anda sebagai entitas yang valid.
Alur ini akan lebih efektif jika mengikuti alur branding dan leads customer yang tepat.
✅ 3. Gunakan Website sebagai Pusat Promosi
Website yang baik bisa mendukung:
-
Google Merchant Center
-
Media publikasi online
-
Iklan dan exposure brand
Bahkan bisa dikombinasikan dengan media publikasi online atau paket iklan media berita untuk memperkuat kepercayaan brand.
Google Merchant Center Bukan untuk Bisnis Besar Saja
Banyak UMKM berpikir Google Merchant hanya untuk perusahaan besar. Padahal, Google justru mendukung bisnis lokal yang memiliki website rapi dan jujur.
Jika Anda berada di Jakarta Timur, membangun website yang sesuai standar Google juga akan membantu visibilitas lokal melalui jasa pembuatan website Jakarta Timur.
Penutup
Website ditolak Google Merchant Center bukan berarti bisnis Anda gagal. Justru ini tanda bahwa:
Website perlu ditata ulang agar lebih profesional dan dipercaya.
Dengan website yang tepat, Google Merchant Center bisa menjadi alat jangka panjang untuk menjangkau jutaan pelanggan tanpa harus takut bahasa teknis.
Untuk panduan lain seputar Merchant Center UMKM, Anda bisa membaca artikel di kategori Google Merchant Center UMKM.
❓ FAQ – Website & Google Merchant Center
Apakah Google Merchant Center harus menggunakan bahasa Inggris?
Tidak. Google menyesuaikan dengan bahasa target pelanggan, termasuk Bahasa Indonesia.
Apakah website sederhana bisa lolos Google Merchant Center?
Bisa, selama informasinya lengkap, jelas, dan transparan.
Apakah UMKM lokal bisa tampil di Google Merchant?
Bisa. Justru UMKM lokal dengan website rapi lebih mudah dipercaya Google.
Berapa lama proses persetujuan Google Merchant Center?
Biasanya beberapa hari, tergantung kelengkapan website dan data produk.
Konsultasi Jasa Pembuatan Website Jakarta Timur
Diskusikan kebutuhan website bisnis Anda bersama Kamedia Web Agency.
💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp
Respon cepat • Tanpa biaya konsultasi • Fokus hasil
📍 Melayani area Jakarta Timur & sekitarnya




